Sabtu, 6 September 2014
 |
| Pressed Coffee satu sloki |
Sore kemarin aku dapat kabar dari atasan untuk mengecek kebun kopi milik calon rekanan mitra kerja perusahaan. sebenarnya ini kali kedua saya akan mengunjungi lahan kopi itu untuk kali kedua. Sabtu pagi sekali kami berangkat menuju Garut untuk ke wilayah Gn. Cikuray sudah tergambar suasana yang akan kami kunjungi, namun sebelum menuju lokasi kami diharuskan mampir dulu ke kafe yang mengolah hasil perkebunan kopi tersebut. Kafe itu namanya "Keramat Cafee".
Suasana kafe terbilang biasa tidak begitu mewah, sederhana saja hanya ruangan berukuran kurang lebih 36 meter persegi. begitu tiba kami disuguhi sajian berbagai macam kopi yang dimasak dan diseduh dengan berbagai teknik. Mulai dari yang sederhana hingga yang memerlukan teknik tertentu.
dari beberapa teknik penyajian, yang membuat saya tertarik adalah teknik
pressed, karena saya sudah bisa membayangkan rasa kopi yang dibuat dengan teknik seperti itu. pertama-tama bubuk kopi diletakan di alat pressed tersebut lalu dimasukan air panas dan mulai dipressed. Lalu meneteslah sari kopi tersebut seperti tetesan minyak kopi yang diperas. Lalu saya langsung minta kopi tersebut, memang rasanya nikmat. aroma kopinya begitu terasa dimulut saya.
 |
| Proses pembuatan pressed coffee |
Selang beberapa lama saya dan tim langsung berangkat menuju kawasan Gn. Cikuray, medannya lumayan sulit dilalui untuk mobil biasa sehingga kami memutuskan untuk berjalan kaki menuju lokasi dan mobil yang kami naiki balik arah.
 |
| medan jalan menuju lokasi hanya cukup untuk satu mobil dan bagian tengah jalan rumput dan batu yang tinggi |
Luas lahan kopi tersebut kurang lebih 1600 Ha kalau saya tidak salah dengar dari pemiliknya. kopi tersebut tumbuh di bawah naungan pohon-pohon Pinus yang berdiri tegak. Hal tersebut dikarenakan menurut pendapat ilmiah bahwa kopi hanya membutuhkan 20% cahaya matahari. Keistimewaan dari kopi yang tumbuh di lahan tersebut menurut sang pemilik bisa panen hanya dalam waktu 16 bulan dari mulai bibit tanam. Teknik lainnya yang khas adalah saat panen, proses panen dilakukan tidak boleh lebih dari dua jam dari mulai pemanenan hingga proses menjadi beras (
green bean) hingga akhirnya disangrai menjadi biji kopi hitam.
 |
| Pohon-pohon Kopi di bawah pohon-pohon pinus |
Itu lah sekilas perjalanan saya menelusuri tentang......
KOPI.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar